Dekapan kantuk
Ustadz: don kamu tadi shubuh ga ikut jamaah ya?
Doni: iya ustadz
Ustadz: wah² don, kamu kan tinggal di masjid mestinya kamu wajib ikut jama'ah
Seketika itu doni membaca pesan WA, hatinya seketika menjadi sesak dan pikirannya suntuk sambil berkata dalam hati, ustadz kayak yg ga pernah ketinggalan jama'ah aja, sadar diri dong! Kadang udah adzan antum juga masih nonton tv dibawah kamar masjid, ga jarang adzan Maghrib antum baru beres mandi, alhasil ga ikut berjamaah.
Mestinya sebelum ngomong tuh ngaca dulu!! Ah sudahlah😡
Lalu sambil menahan geram Doni menjawab pesan.
Doni: Iya ustadz saya ketiduran abis nyalain lampu dan membuka pintu masjid 🙏🏼, gada niatan buat ga ikut jama'ah, Biasanya saya bangun lagi cuma tadi alarmnya ga kedengaran ustadz jadi saya bangun jama'ah dah doa
Ustadz: Jangan kalah sama ngantuk bro, biar jadi orang sukses dunia akhirat.
Doni: Siap ustadz, Syukron.
Tapi dalam hati Doni berpikir walaupun sang ustadz memang kurang berkaca diri ketika berkata, dia tetap merasa ini memang salahnya, ingin rasanya dia membalikkan kata² kepada sang ustadz tapi itu tak menyelesaikan masalah yang ada malah menambah.
Hingga akhirnya ia mengamini apa yang dikatakan sang ustadz, bahwasanya memang ia yg salah dan sudah seharusnya yang tinggal di masjid harus selalu berjama'ah tanpa tertinggal sedikitpun kecuali udzur syar'i (seperti panggilan alam misalnya) adapun urusan ustadz yg tak jarang juga telat jama'ah padahal siang hari tinggal di masjid, biarlah itu menjadi urusan dia dengan Tuhannya.
Mari sama² kita doakan Doni semoga kedepan terutama ketika shubuh hari setelah dia membukakan pintu masjid dan menyalakan lampu, ia tidak tidur lagi sehingga tidak ikut jama'ah shubuh.
Aamiin

Komentar
Posting Komentar